Apa Itu Cache, dan Kapan Sebaiknya Dihapus?
Ketika kita menggunakan aplikasi, seringkali kita jumpai istilah “cache”. Terkadang, cache memiliki ukuran yang besar sehingga dianggap sebagai berkas yang membuat penyimpanan penuh. Hal ini tentu saja membuat para pengguna berpikir untuk lebih baik menghapusnya. Tapi sebenarnya, cache berguna untuk mempercepat akses data.
Apa Itu Cache?
Cache adalah sebuah penyimpanan sementara yang berfungsi agar aplikasi (atau pengguna) dapat mengakses data yang sudah disimpan dengan lebih cepat. Pada umumnya, cache digunakan untuk menyimpan data yang sering diakses oleh aplikasi. Daripada mengambil semua data yang diperlukan dari suatu sumber secara langsung, seperti server, file, atau database, aplikasi dapat mengakses data tersebut dari cache terlebih dahulu. Tujuan utama dari cache adalah efisiensi, menghemat waktu dan biaya.
Bayangkan kulkas di rumah kita sebagai tempat untuk menyimpan persediaan makanan. Ketika kita membutuhkan makanan, pertama kita akan membeli dari supermarket sesuai dengan kebutuhan lalu kita simpan ke dalam kulkas. Ketika ingin makan, kita cukup mengambil makanan dari kulkas tanpa perlu pergi ke supermarket terlebih dahulu. Ini mengehemat waktu dan biaya. Kita hanya akan ke supermarket lagi jika stok makanan hampir habis atau sudah tidak layak untuk dimakan. Dalam analogi ini, kulkas berfungsi sebagai cache.
Salah satu penggunaan cache adalah pada browser. Ketika membuka sebuah situs untuk pertama kalinya, browser akan mengakses semua data dari server lalu akan memilah data yang sebaiknya disimpan di cache. Ketika mengakses situs tersebut kembali, browser akan memeriksa data yang dibutuhkan dari cache terlebih dahulu, apakah data yang dibutuhkan masih valid atau tidak. Jika valid, browser akan mengakses data dari cache lalu mengakses data sisanya dari server. Ini sangat mengemat waktu dan bandwidth.
Kapan cache sebaiknya dihapus?
Walaupun cache sangat berguna, ada beberapa kondisi yang sebaiknya dilakukan penghapusan cache, seperti:
- Data yang disimpan sudah usang.
- Data sudah tidak lagi sering diakses.
- Data memenuhi ruang penyimpanan.
Dengan dihapusnya cache, aplikasi akan mengambil data terbaru langsung dari sumbernya. Hal ini akan membutuhkan waktu untuk membuat cache ulang. Namun sisi baiknya, data yang disimpan di cache merupakan versi yang terbaru. Inilah mengapa beberapa masalah pada aplikasi dapat terselesaikan setelah cache dihapus.